BULUKUMBA - Ketua Bidang Tarbiyah Dewan Pengurus Pusat (DPP)
Hidayatullah, H.M. Tasmin Latif, M.Pd.I membawakan materi tentang program
mainstream, Sukses Gerakan Dakwah dan
Tarbiyah di Kampus Ponpes Hidayatullah Bulukumba Desa Garanta, Kecamatan
Ujungloe, Kabupaten Bulukumba, Ahad (30/06/2019).
Ia mengatakan, kita
semua bisa memaksimalkan program mainstream sebesar apapun dan kita dapat
menilai hasilnya. Makanya jangan menganggap ini seremonial biasa atau menjadi
program biasa saja tapi harus berkomitmen.
“Ini program mainstream untuk penyatu kita menuju sukses
gerakan dakwah dan tarbiyah. Sebagai kader harus memperkuat pengkaderan karena
memiliki tupoksi untuk mengontrol Gerakan Nawafil Hidayatullah (GNH),’’ terangnya.
Diantara poin GNH itu, kata Tasmin Latif, yaitu shalat
berjamaah di masjid, membaca ayat suci Al-Quran 1 Juz satu hari, rutin
mendirikan shalat malam, berinfaq, dan membaca wirid pagi dan petang.
“Kenapa kampus itu harus melakukan monitoring evaluasi
terhadap nawafil agar kampus itu karirnya kita harap orang itu berbasis kesitu,’’
kata dia.
Tasmin Latif menambahkan, kalau tidak pernah shalat lail,
tidak baca alquran, dan tidak shalat berjamaah. Kenapa harus diberi amanah karena
pasti bermasalah amanah yang akan diberikan.
“Sebelum menutup ia berpesan dihadapan peserta bahwa sibuk apapun jangan dilupa untuk tadarrus Al-Quran 1 juz 1 hari, shalat berjamaah, rutin mendirikan shalat malam, berinfaq, dan membaca wirid pagi dan petang. Perkuat poin GNH ini agar optimalisasi program mainstream dapat berjalan dengan optimal,’’ tutupnya.
“Sebelum menutup ia berpesan dihadapan peserta bahwa sibuk apapun jangan dilupa untuk tadarrus Al-Quran 1 juz 1 hari, shalat berjamaah, rutin mendirikan shalat malam, berinfaq, dan membaca wirid pagi dan petang. Perkuat poin GNH ini agar optimalisasi program mainstream dapat berjalan dengan optimal,’’ tutupnya.

