![]() |
| Sahlan Santri Hidayatullah Towuti |
LUWU TIMUR - Warga Hidayatullah Towuti di sentakkan dengan
sebuah kabar bahwa santrinya kecelakaan
di pertigaan Enggano. Langsung saja, salah satu Ustad Hidayatullah Towuti dengan
rasa penasaran dan panik untuk segera melihat ke TKP Ahad (19/05/2019) baru
baru ini.
Sambil harap harap cemas pun terus berbisik dalam
hati, semoga tidak terlalu parah dan hanya kecelakaan biasa. Allah telah
memberikan takdir yang berbeda dengan harapan sang Ustad, ambulance PT Vale
dengan sigap memberikan pertolongan dan segera membawa 2 orang santri dari TKP
ke RS PT Vale.
Kondisi makin memprihatinkan dari keduanya (Idham
dan Sahlan), Informasi ini terus memberikan update keadaan kedua santri di
grup Hidayatullah Towuti."Alhamdulillah ananda Idham sudah sadarkan diri,
hanya saja ada kelainan di tangan dan bahu mungkin patah, mohon doanya semoga
juga ananda kita Sahlan belum sadarkan diri" tutur Ustad Jabbar melalui
pesan whatsApp.
Diwaktu yang sama Reski Dacosta juga menyampaikan agar memohon doa semua kasian,sampaikan ki ke seluruh santri mohon doakan Sahlan dan Idham (kritis) minta tolong sekali kasiaan. Berselang beberapa jam kemudian pukul 11.15 Wita. Hp kembali berbunyi notifikasi WA,"Innalillahi wainnailaihi rajiun Sahlan menghembuskan nafas terakhirnya”.
Dengan segera informasi tersebut segera di
umumkan di masjid Umar bin Abdul Aziz Hidayatullah Towuti. Innalillahi wainnailaihi
Roji'un santri kita atas nama Sahlan telah syahid. Para pembina dan warga
pesantren sejenak terdiam, terkulai lemas, duduk membayangkan sosok Sahlan yang
memiliki senyuman khas sudah tidak nampak lagi akan terlihat.
Suara tangisan di sekitar pondok terdengar dari
teman teman Sahlan. Para pembina dan warga pesantren, tokoh masyarakat sekitar
pun ikut hadir memberikan dukungan moral maupun moril atas musibah yang
dialami.
“Selamat jalan Nak Sahlan,
Husnul Khatimah. Amal sholehmu yang di kerjakan didunia yang akan menjadi saksi
di akhirat. Sahlan engkau syahid sementara berpuasa.Sahlan kami saksikan engkau
anak yang amanah, jujur, baik, pemurah, dan sholeh,’’ tutup ketua DPD
Hidayatullah Luwu Timur Najamuddin.

