![]() |
| Ustad Tasmin Latif mengisi tausiah di Ponpes Hidayatullah Palopo Jumat (17/05/2019) |
PALOPO - Safari
Ramadhan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Sulawesi Selatan kembali
menggelar di bulan suci Ramadhan 1440 Hijriah. Ustad Tasmin Latif saat membawakan tausiah mengatakan bahwa penting
menjaga hati untuk selalu dekat dengan Al-Qur'an.
Demikian
yang disampaikan dalam tausiah nya dihadapan para pengurus dan jamaah yang
berlangsung di Masjid Umar Al- Faruq
Pondok Pesantren Hidayatullah Palopo Kelurahan Batuwalenrang Kecamatan Telluwanua
Kota Palopo Jumat (17/05/2019).
‘’Kalau Al-Qur'an
sudah masuk ke dalam hati Insya Allah akan mudah menerima kebaikan.Tidak mungkin hati bisa mengingat Allah kalau hati kotor. Menghindarkan diri
dari segala maksiat maka hati harus
didekatkan dengan Al-Qur’an,’’ Kata Tasmin Latif kandidat Doktor Pendidikan Islam
Universitas Ibn Khaldun Bogor.
Lanjut dia menuturkan, bahwa pada bulan Ramadhan ini harus banyak-banyak berinteraksi dengan Al-Qur’an, agar bagaiamana Al-Qur’an hadir memberikan kebaikan-kebaikan.Baiknya shalat tahajjud pada bulan ramadhan satu juz satu malam karena ini ada dalilnya.Ulama besar seperti Imam Syafii pada bulan ramadhan memperbanyak waktunya untuk tadarrus Al-Qur'an.
Lanjut dia menuturkan, bahwa pada bulan Ramadhan ini harus banyak-banyak berinteraksi dengan Al-Qur’an, agar bagaiamana Al-Qur’an hadir memberikan kebaikan-kebaikan.Baiknya shalat tahajjud pada bulan ramadhan satu juz satu malam karena ini ada dalilnya.Ulama besar seperti Imam Syafii pada bulan ramadhan memperbanyak waktunya untuk tadarrus Al-Qur'an.
‘’Sangat
penting namanya pembersihan hati untuk menghilangkan penghalang kebaikan masuk
kedalam hati. Banyak membaca Al-Qur’an sebagai tazkiya kalbu juga banyak beristighfar.
Sahur baiknya jangan terlalu banyak makan tapi yang harus banyaknya itu
adalah istighfar sampai hati merasakan nikmatnya dekat dengan Al-Qur’an,’’ jelasnya.
Lebih jauh dia mengatakan, kalau hati baik maka baiklah perilakunya tapi kalau hati jelek maka jelek pula perbuatannya. Seperti hasad, dengki, sombong, dan riya itu dihadiri hati karena hati yang tidak baik.
"Karakter apa yang lahir dari hati itulah yang diperagakan oleh lisan , tangan, kaki, mata dan telinga. Maka kita sebagai seorang muslim apa lagi kader pejuang harus terdepan menebarkan nilai-nilai kebaikan seperti yang diperintahkan oleh Al-Qur'an.’’ kuncinya.

