Awalnya Ikut Latgab Hanya Modal Semangat, Endingnya Mengejutkan

Main Posts Background Image

Main Posts Background Image

Minggu, 22 Desember 2019

Awalnya Ikut Latgab Hanya Modal Semangat, Endingnya Mengejutkan

.

Latihan Gabungan (Latgab) Pandu Hidayatullah (PH) Putri zona Luwu Raya sukses digelar di Bungadidi. Latgab selama tiga hari tersebut resmi ditutup sore tadi, Ahad (22/12/2019). Dibalik suksesnya, ada cerita-cerita unik yang menyertainya.

Fiah (kelompok) dari Ma'had Tahfizh Hidayatullah Angkona, Luwu Timur misalnya. Pesantren yang berdiri di tengah areal perkebunan itu, masih tahap perintisan.

"Tapi, Ummi (istri pimpinan pesantren, red) ngotot dan semangat sekali mau ikutkan santri," kata ustadz Yusuf Gatti bercerita.

Padahal, kata dia, uang boleh dibilang tidak ada.

"Hanya satu juta," ungkap ustadz Yusuf.

Dan itu, tambah dia menjelaskan, habis untuk peralatan dan perlengkapan.

Ustadz pun mulai bingung. Tetapi pengalamannya sering menghadapi situasi kehabisan, membuatnya tetap tidak putus asa.

"Kalau ke masjid, saya selalu bicara dalam hati, 'Ya Allah, lewat siapa Engkau titip rezekiMu nanti'," ujarnya.

Menurutnya, modalnya adalah ibadah, tawakkal dan mengencangkan doa. Selain itu, ia juga tetap mengarahkan para santri berusaha mandiri.

Menjelang hari H, jawaban itu datang. Tiba-tiba sebuah mobil masuk areal pondok.

"Waktu itu, saya tinggal sendiri di kampus. Anak-anak sama Ummi sudah di Lambara semua," kata dia.

Diketahui, peserta dari Angkona sudah bergeser ke Lambara untuk persiapan ke Bungadidi jauh hari sebelum hari H.

"Oh, Aji pale," kata ustadz Yusuf menirukan kembali ketika menyapa tamunya penuh keramahan setelah turun dari mobil.

"Alhamdulillah, dia kasihkan beberapa juta. Itumi yang sebagian dipake ke sini," ungkap Ustadz Yusuf haru.

"Kalau terjepit, Allah pasti datang tepat waktu," katanya menyimpulkan, "asal hati dijaga dari buruk sangka sama Allah."

Rep : Abdul Aziz
Editor : Ibnu Basyier

Error 404

The page you were looking for, could not be found. You may have typed the address incorrectly or you may have used an outdated link.

Go to Homepage