
LUWU TIMUR - Khalil Mahdi (16) santri Hidayatullah Wotu asal Malili berhasil meraih juara terbaik ketiga pada karantina tahfidz dalam program pengembangan tahfidz qur'an 1 desa 1 hafidz Pemerintah Sulawesi Selatan yang digelar dari tanggal 7 Mei - 27 Mei 2019.
Ustad Abubakar Dewan Pengurus Cabang (DPC) Hidayatullah Wotu menyampaikan bahwa dengan adanya prestasi ini bisa menjadi motivasi buat santri yang lain bukan untuk di wotu saja, akan tetapi semua santri atau kader kita yang ada di Luwu Timur ini.
"Kami ucapkan terima kasih pada seluruh pengurus pada lembaga Hidayatullah yang ada di Luwu Timur ini jangan pernah merasa bosan dan lelah untuk membina dan membimbing kader kader kita,"ungkapnya Kamis (30/05/2019).
Lanjut ia mengatakan, prestasi ini tidak terlepas dari kekompakan dan kerja sama teman teman pengurus yang ada di DPC Hidayatullah Wotu ini. Mudah mudahan kedepannya bisa meraih prestasi yang lebih besar lagi.
Sementara itu, Rusdi Daming, S.Ag, M.HI kepala KUA Wotu sekaligus ketua BKPRMI Luwu Timur menyampaikan rasa syukurnya, alhamdulillah yang seperti ini harus mendapat perhatian dari seluruh pihak, kalau di daerah ini ingin berkembang tahfidz dan kegiatan keagamaan maka harus di support.
Hal senada juga disampaikan ketua Dewan Pengurus Daerah Hidayatullah Luwu Timur mengatakan bahwa sangat mengapresiasi dengan apa yang di raih oleh santri kami yang menorehkan prestasi terbaik ketiga dari 50-an peserta, dari beberapa kota kabupaten se Sulawesi Selatan.
"Terimakasih kepada para guru yang membimbing anak anak kita, serta terimakasih juga kepada Pemerintah Sulawesi Selatan yang mengadakan kegiatan karantina tahfidz, semoga Hidayatullah bisa mengambil bagian untuk mewujudkan Sulawesi Selatan yang bermartabat dan Luwu Timur bermartabat," tutup Najamuddin.
