Hidayatullah Towuti; Anak Adalah Investasi Akhirat

Main Posts Background Image

Main Posts Background Image

Minggu, 05 Januari 2020

Hidayatullah Towuti; Anak Adalah Investasi Akhirat



SMP-SMA Darul Ilmi Hidayatullah Towuti mengadakan silaturrahim wali santri dengan guru dan pengasuh di kampus Hidayatullah Towuti, desa Asuli, Towuti, Luwu Timur pada Ahad, 5 Januari 2020.

Acara yang digelar di masjid Umar al-Faruq ini dirangkaikan dengan penerimaan raport, pengumuman santri teladan, dan pengumuman hasil Porseni III.

Dalam kesempatan ini hadir ketua DPD Hidayatullah Luwu Timur, Ustadz Najamuddin, M.Pd, dalam sambutannya Ustadz Najam, panggilan akrabnya mengharap kerjasama orang tua murid untuk terus mendukung dan memotivasi anaknya sekolah di pesantren.


"Paling tidak ada dua harapan kita terhadap anak, yang pertama bagaimana kita mampu mengantar anak menjadi anak yang sholeh dan sholehah sehingga muncullah nantinya anak yang Qurrata A'yun (penyejuk mata hati) bagi siapa saja yang memandangnya bukan karena rupanya yang gagah dan cantik tapi karena kesholehan dan Akhlaqnya yang luar biasa. Yang Kedua menjadi harapan kita bersama adalah anak kita menjadi Investasi akhirat sebagaimana dalam hadits Rasulullah "kalau anak adam meningggal semua amalnya terputus kecuali tiga perkara" salah satu dari tiga perkara ituadalah mampu meninggalkan anak yang Sholeh dimaba anak tersebut trus mendoakan orang tuanya. Ungkap Najam.

Saat ini anak kita masa transisi dari pasca tugas dakwah di kampung  kemudian kembali ke pondok yang tentu berbeda suasananya maka biasanya ada saja santri yang goncang ingin pulang dan sebagainya, sehingga dibutuhkan kerjasama kita semuanya Sekolah, Asrama, yayasan serta peran wali santri. Lanjutnya.


Tak lupa Ustdz Najam memperkenalkan Organisasi Hidayatullah kepada para hadirin. Ia menyebutkan Hidayatullah saat terus mengembangkan pelayanan umat dalam bidang pendidikan, sosial, dan dakwah, saat ini jumlah pesantren Hidayatullah telah mencapai 500 lebih yang tersebar di Indonesia.
Di sela acara beberapa santri maju menampilkan nasyid khas santri yang hanya menggunakan alat seadaanya.

Acara berjalan selama tiga jam kemudian ditutup dengan pengumuman pemenang juara umum Porseni III oleh pemandu acara, Ustadz Muhsin, S.Pd.

Error 404

The page you were looking for, could not be found. You may have typed the address incorrectly or you may have used an outdated link.

Go to Homepage