PAREPARE - Sebanyak 20
Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Hidayatullah Balikpapan yang telah
menempuh masa pengabdian Praktek Kerja Dakwah (PKD) selama sebulan telah
berakhir di Sulawesi Selatan. Pasca penarikan mahasiswa STIS akan kembali ke
kampusnya, Kamis (11/7/2019).
Acara
pelepasan Mahasiswa STIS dilaksanakan di Kampus Pondok Pesantren Hidayatullah
Parepare dan dilepas oleh ketua DPW Hidayatullah Sulsel Drs. Mardhatillah.
Dalam
sambutannya, Ketua Dewan Pengurus Wilayah Hidayatullah Sulsel, Mardhatillah menyampaikan kepada para Mahasiswa bahwa visi besar
Hidayatullah membangun peradaban Islam bisa tertutupi jika ada interest yang lebih dominan dalam
hidup ini.
“Interest
yang lebih dominan dimaksudkan yaitu jika materi (kekayaan), wanita, kekuasaan,
dan sejenisnya mendominasi, maka cita-cita besar yang ideal bagaimanapun juga
akan tertutupi. Makanyaitu kalian harus belajar terus, perkuat ibadah dan
jangan pacaran,’’ ucapnya.
Walaupun
waktunya relatif singkat, para pengurus DPD Hidayatullah sangat merasakan peran
dan fungsinya dilapangan, baik dalam mengawal dan mengasuh serta menemani
santri dengan menjaga shalat malam, halaqah, dan dilapangan dengan menggiatkan
semangat kepanduan.
‘’Saya berharap mahasiswa yang akan pengabdian Praktek Kerja Dakwah
(PKD) di Sulsel, kedepan waktunya bisa ditambah
minimal 2-3 bulan,’’ tutupnya.

