JAKARTA SELATAN - Pada siang
yang begitu terik, Laznas BMH Pusat mendapat kunjungan dari Koordinator Umum
Yayasan Hadji Kalla, Muhammad Zuhair di Kalibata Office Park Jalan Raya Pasar
Minggu Jakarta Selatan (8/7/2019).
Dalam sesi
perkenalan pria murah senyum itu menyampaikan bahwa ia bersama Yayasan Hadji
Kalla berlangsung selama dua tahun, terhitung sejak 5 Juli 2017.
“Alhamdulillah,
saya terlibat di Yayasan Hadji Kalla 2017. Banyak hal-hal yang telah kami
lakukan, dengan penekanan program berdampak jangka panjang, kemudian mengurangi
program bantuan langsung seperti uang tunai dan sembako, sekalipun tetap ada.
Karena kami ingin pembangunan sosial ekonomi yang lebih merata dan
berkelanjutan,” ucapnya kepada Direktur Utama Laznas BMH Marwan Mujahidin dan
Direktur Markom BMH Pusat, Suwito Fatah.
Maksud
kehadiran Muhammad Zuhair adalah silaturrahim dan sharing pengalaman. “Terus
terang ada yang menarik dari BMH itu, yakni program dai tangguh dan program
ekonomi mandiri terdepan. Nah, saya ingin mendengar dan belajar kepada BMH
bagaimana dua program itu diinisasi dan berjalan sampai saat ini,” ungkapnya.
“Sebab kami
sebelum ini juga punya program dakwah dalam rangka peningkatan kualitas
keislaman masyarakat melalui program tebar dai ke desa-desa terpentil,”
imbuhnya.
Direktur
Utama Laznas BMH Marwan Mujahidin pun memberikan penjelasan mengenai kedua
program tersebut.
“Bagi BMH
dakwah adalah gerbang pemberdayaan secara komprehensif, didasari oleh
spiritualitas, sehingga penyaluran program apapun yang disambut dengan kondisi
spiritual masyarakat yang lebih baik, kemungkinan keberhasilan target suatu
program dapat berjalan dengan baik,” paparnya.
Dan, setelah
berjalan sekitar satu jam lebih diskusi mengarah pada bagaimana sinergi BMH
dengan Yayasan Hadji Kalla dapat dilakukan di masa mendatang.
Sejauh ini
Yayasan Hadji Kalla di dalam penyaluran program ekonomi menggunakan prinsip
pemerataan berdasarkan prosentasi keluarga miskin di tiap kabupaten di Sulawesi
Selatan.
Pertemuan
yang berlangsung penuh kekeluargaan itu pun diakhiri dengan sesi serah terima
cindera mata dari BMH kepada Koordinator Umum Yayasan Hadji Kalla..*/Herim

