MAKASSAR - Siklus santri Hidayatullah terus berputar. Ada yang datang, ada yang pergi, ada yang mendaftar ada pula yang menjadi alumni.
Mengambil momentum bulan berkah Ramadhan 1440 H, Yayasan Al- Bayan Hidayatullah Makassar Sulsel kembali menggelar penamatan atau wisuda alumni SMP dan SMA Al-Bayan tahun akademik 2018/2019, yang berlangsung di Aula Bima, Balai Besar Laboratorium KesehatanMakassar, Ahad (26/05/2019).
Pada kesempatan tersebut, Al Bayan menamatkan santri dan santriawati sebanyak 57 siswa setingkat SMP dan 40 siwa SMA. Penamatan alumni tersebut juga dirangkaikan dengan semarak hifdzul qur’an, berupa test terbuka alumni yang hafal qur'an.
Pemantapan yang merupakan acara rutin yang digelar setiap tahun. Penamatan kali ini digelar diluar pondok, untuk memberikan suasana lain, yang memberikan nuansa lebih maksimal terhadap apresiasi pondok terhadap kehadiran alumni.
“Alhamdulillah, pematan kali ini lebih semarak dari tahun lalu, juga dengan acara yang padat,” ungkap Syamsul, Ketua Panitia.
Selain itu, Ketua Lembaga Pendidikan Integral Hidayatullah Makassar Abdul Qadir dalam arahannya memberi apresiasi kepada Dewan Guru dan Pengasuh yang telah mencurahkan kemampuannya mengawal santri dan santriwati sampai sekarang ini.
Lebih lanjut Ketua LPIH Makassar mengaku merasa bersyukur bahwa untuk tahun Alumni SMA Al-Bayan yang mendapatkan Beasiswa PTH (Perguruan Tinggi Hidayatullah) sangat signifikan yaitu 20 orang.
Bahkan, kata dia, tidak menutup kemungkinan alumni ini akan menjadi Mahasiswa pertama dari Sekolah Tinngi Agama Islam Al-Bayan yang saat ini telah mendapat Rekomendasi dari KOPERTAIS WILAYAH VIII.
Acara penamatan yang bertepatan dengan momentum bulan suci Ramadhan ini dirangkaikan dengan buka puasa bersama pengurus yayasan, guru, orang tua atau wali, santri putra dan putri.
Penamatan ini secara resmi dibuka oleh Sarmadani , Ketua Yayasan Al Bayan, dengan kalimat takbir tiga kali.
Pada di sela-sela sambutannya saat pembukaan, Ketua Yayasan berharap banyak agar acara penamatan tahun depan dilakukan dengan lebih meriah dan semarak. “Kami berharap, tahun depan acara penamatan ini bisa diadakan di aula hotel” Ungkap Ketua Yayasan Al Bayan.
Ada yang menarik dari penamatan alumni kali ini, dari puluhan peserta penamatan ada dua orang diantara mereka yang berhasil hafidz qur’an 30 juz. Mereka adalah Ahmad Fathonah Sibali, dari SMP Al Bayan dan Akbar Idris dari SMA Al Bayan.
Kedua santri ini banyak menghafal qur’an di pondok tahfidz yang dikelola secara khusus Yayasan Al-Bayan yaitu Pondok Tahfidz Ummul Quro Hidayatullah yang terletak di Dusun Arra Kecamatan Tompo Bulu Maros.

